“Kemarin itu kan baru pertama kali. Kita juga kaget, lho. Jumlah ikan sapu-sapu yang tertangkap sekian ton itu kaget kita,” ujarnya.
Sebelumnya, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berencana mengolah daging ikan sapu-sapu menjadi pupuk organik.
Hal ini diungkapkan Dirjen Perikanan Budidaya KKP, Haeru Rahayu saat memantau Gerakan Tangkap Ikan Sapu-sapu di aliran kali RW06 Kelurahan Kelapa Gading Barat, Jakarta Utara pada Jumat, 17 April 2026.
“Yang paling gampang adalah dipakai untuk pupuk organik,” kata Haeru.
Protes warga terkait cara pemusnahan ikan sapu-sapu ditanam hidup-hidup juga diprotes warga. Salah satunya Imam (54), Warga Kalipasir, Jakarta Pusat yang ditemui DEMAN dari OTONOMINEWS pada Selasa (20/4/2026).
“Kagak setuju kalau saya bang, ditanam hidup-hidup. Coba kita yang disuruh mungut tuh limbah (ikan sapu-sapu), kan bisa jadikan duit tuh, cuma ga berani mintanya aja,” ungkap Imam. (OTN-Deman)
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed












