“Nah ini baru tantangan saya untuk teman-teman kampus, mari kita compile data itu. Kemendagri akan urun rembuk, kita akan exchange ideas dan sharing data,” tegasnya.
Lebih lanjut, Bima menguraikan empat kunci keberhasilan negara-negara yang mampu melompat menjadi negara maju, yakni visi nasional yang berkelanjutan, kemandirian, kepemimpinan yang efektif, serta kolaborasi dan inovasi. Ia menilai, tantangan Indonesia saat ini terletak pada belum optimalnya sinkronisasi kebijakan, lemahnya basis riset dalam pengambilan keputusan, serta ketimpangan kapasitas fiskal daerah.
Di sisi lain, ia juga menekankan bahwa pembangunan berkelanjutan harus dijalankan secara substantif dan berbasis data, bukan sekadar simbolik atau gimmick. Dalam hal ini, perguruan tinggi diharapkan berperan aktif dalam mencetak sumber daya manusia unggul, termasuk melalui penguatan green leadership di kalangan generasi muda.
Melalui forum tersebut, Bima berharap sinergi antara pemerintah dan perguruan tinggi semakin kuat dalam memanfaatkan bonus demografi secara optimal, sehingga mampu mendorong lahirnya kebijakan yang adaptif, berbasis riset, dan berdampak nyata bagi pembangunan nasional yang berkelanjutan.
Puspen Kemendagri
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed












