“Saya bersyukur Pertamina bergerak cepat membantu kami. Bengkel yang hancur dibuka kembali. Barang-barang yang sudah raib dibeli lagi. Terima kasih saya diberi rezeki,” katanya.
Dibuka kembalinya bengkel difabel pascabanjir bandang bersamaan dengan program ganti oli gratis “Yuk Berbagi” pada Jumat (13/3) lalu yang digelar Pertamina Lubricants bersama Pertamina EP Rantau Field.
Program ini merupakan komitmen perusahaan membantu masyarakat penyintas banjir di Aceh Tamiang dengan ganti oli gratis untuk ratusan pemilik sepeda motor yang kendaraannya terdampak banjir pada akhir November 2025 lalu.
Pertamina EP Rantau Field bagian dari Pertamina Hulu Rokan (PHR) melibatkan tujuh mekanik difabel binaan mereka. Sementara itu Pertamina Lubicrants menghabiskan 282 oli gratis pada hari itu.
Manager Community Involvement and Development (CID) PHR Regional 1 Sumatra, Iwan Ridwan Faizal menyampaikan, program bengkel difabel ini lahir dari keprihatinan terhadap tingginya angka difabel di Aceh Tamiang. Jadi, perusahaan berkomitmen memberikan manfaat nyata untuk masyarakat.
“Kami memberikan pelatihan terhadap puluhan orang difabel tentang mekanik. Lalu, muncul gagasan mereka ingin buat usaha, sehingga perusahaan membantu buatkan bengkel,” ujarnya.
Seusai banjir bandang yang memorak-perandakan bengkel, perusahaan bergerak cepat untuk membuka kembali. Harapannya membantu kelompok binaan segera produktif dalam kehidupan sosial dan ekonomi.
Head CSR Pertamina Lubricant Asep Saputra turut mendukung pembukaan kembali bengkel difabel tersebut dan ikut membagikan oli gratis pada kesempatan tersebut.
“Dibuka kembali bengkel setelah banjir ditandai dengan pemberian 282 botol oli gratis untuk masyarakat. Oli gratis ini bertujuan membantu masyarakat agar kendaraan mereka bisa kembali nyaman digunakan untuk aktivitas sehari-hari,” ungkap Asep. (HAS)
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed





