“Saya menyambut baik upaya untuk menghidupkan kembali tradisi ini. Tujuannya agar generasi muda tetap mengenal dan mewarisi nilai-nilai kebersamaan tersebut,” jelasnya.
Gubernur Pramono menegaskan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mendukung penuh pelestarian budaya Betawi. Menurutnya, pelestarian tradisi tidak hanya bertujuan menjaga identitas budaya, tetapi juga mendorong penguatan ekonomi lokal, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta menjadi landasan pembangunan budaya sekaligus pengembangan Jakarta sebagai kota global.
“Di tengah transformasi Jakarta sebagai kota global, kita ingin memastikan budaya Betawi tetap hidup dan berkembang, menjadi identitas serta jati diri yang membanggakan bagi masyarakat kota ini. Mari kita merawat tradisi Betawi, menjaga kebersamaan, kerukunan, serta memperkuat persaudaraan agar Jakarta tetap menjadi kota yang ramah, berbudaya, dan membanggakan bagi semua,” pungkasnya. (OTN-Deman)
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed











