Selain itu, masyarakat juga diharapkan dapat memberikan perhatian kepada warga yang terdampak bencana hidrometeorologi yang terjadi di beberapa daerah di Sumatera Barat pada akhir November tahun 2025 lalu.
Mahyeldi juga mengajak masyarakat untuk memperbanyak takbir, tahlil, dan tahmid sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT atas datangnya Hari Raya Idul Fitri.
Dalam edaran tersebut juga disampaikan imbauan kepada pengurus masjid dan mushalla yang berada di sepanjang jalur mudik agar membuka tempat ibadah selama 24 jam penuh serta menyediakan fasilitas yang memadai bagi para musafir.
“Masjid dan mushalla diharapkan dapat menjadi tempat singgah yang nyaman bagi para pemudik, sekaligus menjadi wujud pelayanan kepada sesama umat Islam yang sedang dalam perjalanan,” ujarnya.
Gubernur juga mengingatkan masyarakat agar tetap menjaga ketertiban dan keselamatan selama perjalanan mudik dengan mematuhi aturan lalu lintas.
Melalui surat edaran tersebut, Pemerintah Provinsi Sumbar juga mengajak masyarakat untuk mengoptimalkan penyaluran zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga zakat agar dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat yang membutuhkan.
Mahyeldi berharap perayaan Idul Fitri 1447 H dapat menjadi momentum memperkuat nilai-nilai kebersamaan, kepedulian sosial, serta mempererat silaturahmi di tengah masyarakat.
“Semoga Idul Fitri tahun ini membawa keberkahan, kedamaian, dan kebahagiaan bagi seluruh masyarakat Sumatera Barat,” pungkasnya. (ad /Ridwan)
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed











