“Umat Muslim dan Hindu di Bali dapat menjalankan Idul Fitri dan Nyepi dengan tertib dan disiplin, tetap jaga hubungan harmonis antar umar beragama karena ini sudah menjadi kesepakatan dan komitmen kita,” terangnya sembari mengatakan bahwa situasi seperti ini bukan pertama kalinya terjadi di Bali. Pernah terjadi beberapa tahun sebelumnya dan menurutnya tidak menimbulkan gejolak atau masalah.
Gubernur kelahiran Desa Sembiran ini menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada jajaran Polda Bali yang sudah menggelar apel gelar pasukan sebagai bentuk kesiapan dalam menjaga keamanan Bali selama perayaan Nyepi dan Idul Fitri Tahun 2026. Ia mengajak semua pihak mendukung upaya Polda Bali dalam menjaga Bali tetap aman, nyaman dan kondusif.
Kapolda Bali Irjen Pol. Daniel Adityajaya menginformasikan, operasi pengamanan akan dilaksanakan selama 13 hari, mulai 13 Maret hingga 25 Maret 2026.
Pendekatan dalam operasi pengamanan meliputi preemtif, preventif, Kamselantas (Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas) hingga represif tegas dan terukur apabila terjadi pelanggaran hukum.
“Operasi ini bertujuan untuk mewujudkan keamanan, keselamatan dan kelancaran arus mudik serta terpeliharanya situasi kamtibmas yang kondusif menjelang, saat hingga pasca pelaksaaan rangkaian Nyepi dan Idul Fitri Tahun 2026,” paparnya.
Pasukan yang dilibatkan dalam Operasi Ketupat 2026 berjumlah 2.169 personil dan didukung unsur TNI, Pemerintah Daerah dan stakeholder lainnya. Dalam operasi ini, Polda Bali membentuk 7 satgas dan 31 pos yang terdiri dari 15 pos pengamanan, 11 pos pelayanan, 5 pos terpadu.
Khusus untuk pengamanan tempat ibadah, akan disebar di 256 masjid, 539 musala serta 308 titik pelaksanaan malam takbiran.
“Selain itu, kita juga akan sebar personil untuk pengamanan bandara, pelabuhan, pasar tradisional, pasar modern, pusat perbelanjaan dan objek wisata,” urainya. Berkaitan dengan kemungkinan malam takbiran yang bertepatan dengan Hari Raya Nyepi, Kapolda mendukung langkah-langkah yang telah ditempuh Gubernur Bali.
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed





