“Kalau PLTSa ini jalan, sudah kurang lebih 6.500 sampai 7.000 ton per hari sampah itu akan tertampung,” ujarnya.
Pembangunan PLTSa tersebut untuk mengurangi beban sampah di TPST Bantargebang. Pasalnya daya tampung sampah di TPST Bantargebang sekarang ini sudah overload.
Ini berakibat terjadi longsoran pada gunungan sampah di Zona 4A TPST Bantargebang pada Minggu, 8 Maret 2026. Longsornya sampah Bantargebang ini mengakibatkan 7 orang tewas dan belasan lainnya luka-luka.
“Saya yakin ini akan juga mengurangi volume yang ada di Bantargebang. Yang itu yang akan kami lakukan,” ujarnya. (OTN-Deman)
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed











