Mefredi juga menambahkan bahwa momentum Bulan K3 ini harus menjadi refleksi untuk mengevaluasi kesiapan aspek HSSE oleh seluruh level organisasi dalam menghadapi tantangan dan mendukung bisnis perusahaan yang berkelanjutan.
Saat ini PHR Zona 1 terus meningkatkan performa aspek Kesehatan, Keselamatan dan Keamanan serta Lindung Lingkungan (K3LL). Pada 2025, PHR Zona 1 berhasil menorehkan angka indikator keselamatan kerja atau Total Recordable Incident Rate (TRIR) sebesar 0,0 yang artinya kinerja keselamatan kerja perusahaan semakin baik.
Tidak hanya itu, PHR Zona 1 juga mencatat zero LTI atau nol kecelakaan kerja dan berhasil menorehkan 20.369.999 jam kerja selamat atau safe man hours.
Sementara itu, Field Manager (FM) Pertamina EP Pangkalan Susu, Edwin Susanto menyampaikan, seluruh pekerja dan mitra kerja harus saling peduli dan menjaga untuk keselamatan dan kesehatan dalam bekerja. Sehingga, bisa tercapai zero LTI dan operasional perusahaan lebih aman dan andal.
“Safer, faster, better. Lewat berbagai kompetisi bulan K3 ini diharapkan bisa melahirkan individu-individu unggul yang bisa menjadi teladan dalam penerapan keselamatan kerja,” pungkasnya.(HAS)
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed





