Safari Ramadhan di Wilayah Terdampak Bencana, Pemprov Sumbar Percepat Rehabilitasi Rumah Ibadah dan Bantuan Bagi Warga

Safari Ramadhan di Wilayah Terdampak Bencana, Pemprov Sumbar Percepat Rehabilitasi Rumah Ibadah dan Bantuan Bagi Warga
120x600
a

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Mahyeldi menegaskan bahwa Safari Ramadan tahun ini memang difokuskan pada daerah-daerah terdampak bencana yang belum sempat dikunjungi Pemerintah Provinsi Sumbar.

“Safari Ramadan kali ini kita arahkan ke wilayah terdampak bencana agar kami dapat melihat secara langsung kondisi masyarakat, memastikan proses pemulihan berjalan, serta mengidentifikasi hal-hal yang masih perlu kita percepat,” ujar Mahyeldi.

Ia menyebut Dusun Batua Cacang sebagai salah satu wilayah dengan dampak banjir paling berat.

Gubernur juga mengajak masyarakat untuk tetap bersabar, memperkuat kebersamaan, dan optimistis menghadapi ujian, sembari memastikan bahwa pemerintah akan terus hadir melalui sinergi lintas sektor untuk mempercepat pemulihan.

Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan sejumlah mitra turut menyalurkan berbagai bantuan sebagai bentuk dukungan nyata. Bantuan yang diserahkan antara lain Rp.10 juta untuk masjid/mushalla, Rp.10 juta dari Jamkrida Sumbar, Rp. 2 juta dari Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III, Rp.50 juta dari Pemprov Sumbar untuk perbaikan masjid, serta Rp. 25 juta bagi warga terdampak.

Selain itu, disalurkan pula bantuan Program Kemanusiaan dari BAZNAS Sumbar sebesar Rp. 143 juta bagi masyarakat terdampak di Kabupaten Solok, serta bantuan pendidikan senilai Rp. 704 juta untuk 704 siswa. Bantuan berupa karpet dan Al-Qur’an juga diserahkan langsung kepada pengurus mushalla.

Kunjungan Safari Ramadan ini menjadi momentum penguatan solidaritas antara pemerintah dan masyarakat. Di tengah keterbatasan pascabencana, semangat kebersamaan dan dukungan nyata diharapkan menjadi energi baru bagi warga Batua Cacang untuk bangkit dan menata kembali kehidupan dengan lebih kuat dan bermartabat.

Klik bintang 5 untuk rating!

Rating rata-rata 0 / 5. Vote count: 0

Ikuti terus update berita Otonominews di Feed

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *