Pemkot Lhokseumawe Luncurkan Program Pengolahan Sampah Broh Jeut Keu Peng

Otonominews
Pemkot Lhokseumawe Luncurkan Program Pengolahan Sampah Broh Jeut Keu Peng
120x600
a

LHOKSEUMAWE, OTONOMINEWS.ID Pemerintah Kota Lhokseumawe resmi meluncurkan Program Broh Jeut Keu Peng (sampah jadi uang) dengan mengoperasikan mesin pengolahan sampah berbasis teknologi terbarukan di TPA Alue Lim, Kecamatan Blang Mangat, Selasa (10/02/2026).

Peluncuran tersebut menjadi tonggak dimulainya realisasi salah satu program unggulan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Lhokseumawe yang mengubah sampah dari persoalan lingkungan menjadi sumber nilai ekonomi.

Wali Kota Lhokseumawe Dr Sayuti Abubakar SH MH dalam sambutannya mengatakan, Program Broh Jeut Keu Peng membutuhkan proses panjang, mulai dari perencanaan, penganggaran hingga kajian teknis, sehingga tidak bisa diwujudkan secara instan.

Baca Juga :  Pemprov DKI Pastikan Program KJMU Tetap Berjalan

“Alhamdulillah. Belum satu tahun saya dan bang Husaini menjadi wali kota dan wakil wali kota Lhokseumawe. Hari ini kita bisa mewujudkan janji kampanye kami ini khususnya untuk program Beruh Jeut Keu Peng,” kata Dr. Sayuti.

Ia menjelaskan, persoalan sampah saat ini menjadi tantangan hampir di seluruh kota di Indonesia. Bahkan, sejumlah daerah terpaksa menutup TPA akibat kelebihan kapasitas. Karena itu, diperlukan pemanfaatan teknologi yang efisien dan ramah lingkungan.

Baca Juga :  Rasional dan Tidak Muluk-muluk, Warga Kota Bekasi Akui Program Mochtar Mohamad Bisa Terealisir

Mesin pengolahan sampah yang diluncurkan di TPA Alue Lim mampu mengolah sampah menjadi berbagai produk bernilai ekonomi, seperti bahan bakar minyak, plastik olahan, serta produk turunan lainnya. Hasil pengolahan tersebut diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Selain itu, Pemkot Lhokseumawe juga akan menerapkan program social engineering melalui sosialisasi pemilahan sampah rumah tangga.

Ikuti terus update berita Otonominews di Feed

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *