“Tahun ini kita mengambil lambang Tugu Selamat Datang. Bung Karno memang mempunyai rekam jejak dalam berjuang untuk Indonesia. Kita harapkan para pelari nanti, setelah lari keliling GBK dan masuk ke finish line, seakan-akan mereka disambut oleh Bung Karno langsung,” jelasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Panitia Soekarno Run 2026, Syaeful Mujab, menambahkan bahwa ajang ini akan memadukan olahraga dengan kecanggihan teknologi. Sebanyak 10.000 pelari yang telah mendaftar—di mana tiket ludes hanya dalam waktu tiga hari—akan merasakan sensasi dilepas langsung oleh Sang Proklamator.
“Kita ingin memberikan pengalaman dengan mengombinasikan teknologi. Nanti pada saat di garis start, teman-teman pelari akan merasakan bertemu Bung Karno secara langsung,” ungkap Mujab.
Ia menegaskan bahwa prosesi pelepasan pelari (flag off) tidak akan dilakukan oleh pejabat publik seperti Gubernur atau Wakil Gubernur, melainkan oleh sosok Bung Karno yang dihadirkan melalui teknologi visual.
“Izin, bukan Pak Gub atau Pak Wagub, tetapi Bung Karno langsung yang akan melakukan flag off untuk Soekarno Run 2026,” pungkasnya.
Hadir dalam kesempatan itu, Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto, Ketua DPP PDIP Bidang Kehutanan dan Lingkungan Hidup My Esti Wijayanti, Ketua DPP PDIP Darmadi Durianto, Wakil Bendahara Umum PDIP Yuke Yurike, dan Wakil Sekretaris Jenderal PDIP Adian Napitupulu.
Sebagai informasi, Soekarno Run 2026 akan digelar pada 15 Februari 2026 di Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta. Adapun kategori yang diperlombakan yakni 5K, 10K, dan Pelajar, di mana perlombaan ini akan diikuti sebanyak 10.000 pelari. Soekarno Run 2026 juga akan memberikan beasiswa kepada pelajar yang berhasil meraih podium dalam acara tersebut.
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed












