Hasto Kristiyanto Tanamkan Visi Ekologis saat Konsolidasi PDIP Kaltim

Teguhkan Kalimantan Paru-Paru Dunia

Otonominews
Hasto Kristiyanto Tanamkan Visi Ekologis saat Konsolidasi PDIP Kaltim
120x600
a

SAMARINDA, OTONOMINEWS.IDSekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, memimpin rapat konsolidasi internal jajaran Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Kalimantan Timur di Samarinda, Senin (2/2/2026).

Pertemuan strategis ini dihadiri oleh pengurus partai dari seluruh wilayah Bumi Etam guna menyelaraskan langkah perjuangan pasca-Rakernas.

Dalam arahannya, Hasto menekankan bahwa PDI Perjuangan harus tetap menjadi kekuatan politik yang berakar pada nilai-nilai moral. Ia mengingatkan para kader bahwa esensi berpartai adalah memenangkan hati rakyat melalui kerja nyata, bukan sekadar memburu jabatan.

Baca Juga :  Potret Kesederhanaan HUT ke-79 Megawati: Reuni Trah Soekarno, Sajian Nusantara, dan Doa untuk Pertiwi

“Politik itu bukan sekadar soal perebutan kekuasaan atau kursi di pemerintahan. Politik adalah perjuangan moral. Politik adalah jalan kehidupan untuk menyuarakan mereka yang tidak terdengar, serta membela hak-hak rakyat yang terpinggirkan melalui kebijakan yang konkret,” tegas Hasto Kristiyanto.

*Visi Politik Ekologi di Kalimantan*

Hasto juga menyoroti peran strategis Kalimantan Timur dalam visi geopolitik nasional. Ia instruksikan kader di daerah untuk memperjuangkan politik ekologi demi menjaga kelestarian hutan.

Baca Juga :  Jimly Asshiddiqie Ungkap Lima Legasi Akhirat Taufiq Kiemas

Menurutnya, pembangunan infrastruktur Kaltim di masa depan harus memberikan manfaat jangka panjang tanpa merusak alam.

“Bung Karno sejak dulu menetapkan Kalimantan sebagai pusat paru-paru dunia. Maka, tugas kita adalah mengembalikan semangat politik ekologi itu. Pembangunan di Kaltim jangan hanya terfokus pada jalan tol, tetapi juga transportasi logistik massal seperti rel kereta api untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan buruh,” jelasnya.

*Respons Terhadap Daya Beli Masyarakat*

Ikuti terus update berita Otonominews di Feed

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *