Pengerukan Kali Sepak Kembangan, Gubernur Pramono: Jaga Daya Tampung Air Sungai

Pengerukan Kali Sepak Kembangan, Gubernur Pramono: Jaga Daya Tampung Air Sungai
120x600
a

Gubernur Pramono juga menginstruksikan jajaran Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta agar melakukan penanganan preventif secara maksimal. Saat ini, sekitar 200 unit excavator telah dikerahkan di lima wilayah Jakarta.

“Mudah-mudahan tindakan preventif yang kita lakukan dapat mengurangi dampak banjir di Jakarta. Saya juga telah memerintahkan pelaksanaan operasi modifikasi cuaca mulai besok untuk menekan potensi banjir,” ungkapnya.

Selain pengerukan rutin, Pemprov DKI Jakarta menyiapkan langkah jangka menengah melalui normalisasi tiga sungai utama, yakni Sungai Ciliwung, Sungai Krukut, dan Kali Cakung Lama.

Baca Juga :  Kajian LIRA Institute: Pengelolaan BUMD DKI Jakarta Banyak yang Bobrok!

Normalisasi Sungai Ciliwung akan segera dilakukan bekerja sama dengan pemerintah pusat, sementara normalisasi Sungai Krukut dan Kali Cakung Lama ditargetkan mulai dilaksanakan tahun ini.

“Normalisasi Sungai Ciliwung akan segera dimulai bersama pemerintah pusat melalui pembangunan tanggul. Sementara itu, normalisasi Sungai Krukut dan Kali Cakung Lama ditargetkan mulai dilaksanakan tahun ini,” pungkas Gubernur Pramono.

Adapun pembagian segmen pengerukan meliputi Segmen 1, dari pertemuan Kali Angke, Jembatan Jalan Kembangan Baru hingga Jembatan Jalan Pulau Bira sepanjang 578 meter; Segmen 2, dari Jembatan Jalan Pulau Bira hingga Jembatan JA sepanjang 430 meter; serta Segmen 3, dari Jembatan JA hingga Jembatan Kembangan Raya sepanjang 235 meter.

Baca Juga :  Gubernur Pramono dan Menko PMK Pratikno Resmikan Inisiasi RS Royal Batavia Cakung

Saat ini, pengerukan difokuskan pada Segmen 1 dengan target volume sekitar 3.468 meter kubik. Hingga Jumat (23/1), realisasi pengerukan telah mencapai 2.035 meter kubik sepanjang 578 meter, melibatkan tiga unit excavator amphibious serta 10 unit dump truck. (OTN-Deman)

Klik bintang 5 untuk rating!

Rating rata-rata 5 / 5. Vote count: 1

Ikuti terus update berita Otonominews di Feed

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *