“Bantuan yang diberikan ini sangat bermanfaat bagi kami. Apalagi pada 5 Januari ini, proses belajar mengajar akan berlangsung. Kasur para santri banyak tidak bisa terpakai akibat terendam air banjir. Sekecil apapun bantuan yang kami terima tentu sangat bermanfaat,” katanya saat berbincang.
Setelah itu, tim PHR Zona 1 bergerak menuju Desa Air Tenang, Kecamatan Karangbaru, Aceh Tamiang. Tim disambut Teuku Abdullah alias Abah, Pemimpin Pondok Pesantren Bustanul Karamah.
Tak berbeda dari sebelumnya, pegawai PHR membawa satu unit truk berisi ratusan kasur dan perlengkapan ibadah. Bantuan diterima langsung pemimpin pondok pesantren.
“Terima kasih atas bantuan yang diberikan. Semoga senantiasa membawa keberkahan. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi kami,” ujarnya.
Sementara itu, Field Manager Pertamina EP Rantau Field, Tomi Wahyu Alimsyah menyampaikan, bantuan yang disalurkan untuk mendukung pemulihan layanan pendidikan dan keagamaan. Penanganan bencana tidak boleh berhenti pada empati tetapi harus diwujudkan melalui langkah nyata dan terukur.
“Membantu sesama merupakan sunatullah yang baik untuk diikuti dan ditaati terlebih memberikan perhatian di pesantren yang diisi para santri. Kendati kami turut terdampak banjir, kami tetap saling membantu, saling menguatkan dan berupaya bermanfaat bagi lingkungan sekitar,” katanya. (Has)
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed






