Gubernur Mahyeldi Terima Bantuan Rp4,56 Miliar dari Batam untuk Warga Terdampak Bencana

Otonominews
Gubernur Mahyeldi Terima Bantuan Rp4,56 Miliar dari Batam untuk Warga Terdampak Bencana
120x600
a

PADANG,OTONOMINEWS.ID_ Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah menerima bantuan donasi dari Pemerintah dan masyarakat Kota Batam untuk masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi di Sumbar. Total bantuan yang diserahkan mencapai Rp4,56 miliar.

Bantuan tersebut terdiri dari Rp2,5 miliar bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Batam serta Rp2,06 miliar dari hasil urunan dan donasi masyarakat Kota Batam.

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Firmansyah kepada Gubernur Mahyeldi di Istana Gubernuran, Minggu (11/1/2026).

Baca Juga :  Hj. Nevi Zuairina Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Bencana di Dadok Tunggul Hitam

Gubernur Sumbar menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepedulian serta dukungan Pemerintah dan masyarakat Kota Batam terhadap masyarakat terdampak bencana di Sumbar. Menurutnya, bantuan tersebut menjadi bukti nyata kuatnya rasa persaudaraan dan empati antar sesama anak bangsa.

“Terima kasih atas perhatian dan dukungan ini. Bantuan ini menegaskan apa yang pernah disampaikan Bapak Presiden Prabowo, bahwa masyarakat terdampak bencana tidak sendiri. Semua peduli, semua berempati, tanpa memandang ras, suku, dan agama,” ujar Mahyeldi.

Baca Juga :  Gubernur Mahyeldi: Sumbar Siap Jadi Pusat Industri Halal Nasional

Ia menilai, semangat persatuan dan kesatuan bangsa hingga saat ini masih terjalin sangat baik, khususnya dalam menghadapi situasi bencana. Hal itu terlihat dari tingginya kepedulian masyarakat dari berbagai daerah di Indonesia terhadap daerah terdampak.

“Kami bahkan mendengar ada anak-anak di Papua yang rela membuka celengan untuk membantu, masyarakat di NTT dan Papua juga menggalang donasi di pasar. Ini adalah semangat luar biasa yang harus terus kita jaga bersama,” tambahnya.

Ikuti terus update berita Otonominews di Feed

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *