“Dulu ketika saya kecil, fasilitasnya belum sebagus sekarang. Dengan tambahan teknologi AI Gubernur dan Wagub, pengunjung akan mendapatkan pengalaman belajar yang berbeda dan lebih menarik,” katanya.
Gubernur Pramono menegaskan, pembukaan kembali Planetarium Jakarta merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam memperkuat fungsi edukasi, khususnya untuk mendorong minat belajar sains dan astronomi di kalangan generasi muda, baik dari DKI Jakarta maupun dari luar daerah.
Terkait pengelolaan teknis, Gubernur Pramono menyampaikan bahwa pengaturan kuota kunjungan, mekanisme reservasi, serta tarif umum akan segera diumumkan oleh manajemen Planetarium TIM bersama PT Jakarta Propertindo (Jakpro). Ia juga mendorong pengelola untuk memastikan operasional berjalan tertib, aman, dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
“Dengan dibukanya kembali Planetarium TIM, kami berharap tempat ini tidak hanya menjadi destinasi wisata, tetapi juga menjadi wadah pengembangan kebudayaan dan edukasi bagi generasi muda,” tuturnya.
Planetarium Jakarta diharapkan menjadi salah satu ikon edukasi dan budaya di kawasan Taman Ismail Marzuki, sekaligus menghadirkan pengalaman belajar yang menyenangkan serta memperkuat daya tarik wisata edukatif bagi pelajar dan masyarakat luas. (OTN-Deman)
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed











