JAKARTA, OTONOMINEWS.ID — Organisasi kepemudaan Madas Nusantara Muda (MADASNU MUDA) menyambangi kantor Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) di Jalan Ir. H. Juanda No. 36, Jakarta.
Mereka menyampaikan laporan dan keprihatinan atas mekanisme penilaian dalam program pencarian bakat Dangdut Cademy 7 di televisi swasta nasional.
MADASNU MUDA menilai program D’Academy 7 (DA7) telah bergeser dari esensi ajang pencarian bakat. Penentuan peserta lolos hingga juara terlalu didominasi sistem virtual gift, bukan murni berdasarkan kualitas bakat.
Ketua Umum Madas Nusantara Muda, Abdul Kholiq, mengatakan laporan tersebut telah diterima dengan baik oleh KPI dan akan dianalisis untuk ditindaklanjuti.
“Alhamdulillah, laporan kami diterima dengan baik dan akan dianalisis lebih lanjut oleh KPI,” ujar Abdul Kholiq kepada wartawan.
Ia menegaskan, laporan tersebut bukan ditujukan untuk membela atau menjatuhkan peserta tertentu, maupun terkait suku, darah, atau golongan apa pun. MADASNU MUDA, kata dia, hadir sebagai representasi keresahan masyarakat umum.
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed











