“Kesehatan ASN adalah prasyarat penting bagi pelayanan publik yang produktif, responsif, dan berkelanjutan. Pemeriksaan dini harus menjadi budaya, bukan sekadar kegiatan tahunan,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Restuardy juga menegaskan komitmen Kemendagri dalam mendukung Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) pemerintah. Program nasional yang mulai berjalan sejak 10 Februari 2025 itu dihadirkan untuk mendorong deteksi dini kesehatan masyarakat.
Restuardy menambahkan bahwa peringatan HUT DWP Kemendagri yang bertepatan dengan Hari Guru dan Hari Ibu memiliki pesan yang kuat. Ketiganya dianggap saling melengkapi dalam memperkuat fondasi keluarga dan kualitas sumber daya manusia.
Lebih lanjut, menurut Restuardy nilai-nilai tersebut juga sejalan dengan Asta Cita Keempat Presiden dan Wakil Presiden terutama dalam hal penguatan SDM, kesehatan, kesetaraan gender, serta pemberdayaan perempuan dan pemuda.
Selain kegiatan bakti kesehatan, Kemendagri bersama Dewan Pengurus KORPRI juga menggelar Bazar Pangan Murah sebagai bentuk dukungan terhadap stabilitas harga pangan dan kesejahteraan ASN.
“Ini adalah momentum untuk memperkuat solidaritas dan kepedulian. Mari terus menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat dengan kesehatan yang prima dan semangat yang kuat,” ungkapnya.
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed








