Acara reses yang digelar di salah satu aula warga tersebut dihadiri oleh tokoh masyarakat, ketua RW dan RT, serta puluhan warga Harapan Mulya. Warga aktif menyampaikan keluhan, saran, serta masukan mengenai berbagai persoalan yang mereka hadapi sehari-hari.
Rudy juga menekankan pentingnya kegiatan reses sebagai instrumen penghubung antara aspirasi masyarakat dan kebijakan pemerintah daerah. Menurutnya, banyak kebijakan efektif justru lahir dari masukan langsung masyarakat. “Kegiatan seperti ini menjadi jembatan bagi kami untuk memahami kondisi riil di lapangan. Aspirasi yang kami serap hari ini akan menjadi bahan perjuangan kami di DPRD agar pembangunan di Kota Bekasi lebih merata dan tepat sasaran,” jelasnya.
Selama sesi dialog terbuka, beberapa warga juga menyampaikan apresiasi atas perhatian Rudy terhadap wilayah Medansatria, terutama atas sejumlah program sebelumnya yang sudah terealisasi, seperti bantuan fasilitas umum dan perbaikan saluran air di beberapa titik. Namun, warga berharap pemerintah tetap memperhatikan konsistensi pemeliharaan lingkungan, terutama di wilayah padat penduduk.
Kegiatan reses ditutup dengan doa bersama dan sesi foto warga sebagai simbol kebersamaan antara wakil rakyat dan masyarakat. Rudy menyampaikan terima kasih atas partisipasi aktif warga Harapan Mulya dan menegaskan komitmennya untuk terus hadir serta memperjuangkan kepentingan rakyat.
“Setiap suara yang disampaikan hari ini akan kami bawa ke meja pembahasan DPRD. Kami ingin memastikan bahwa pembangunan tidak hanya terpusat, tetapi juga dirasakan oleh seluruh warga Bekasi hingga ke tingkat lingkungan,” tutup Rudy Heryansah.
Melalui kegiatan ini, DPRD Kota Bekasi berharap aspirasi yang dihimpun dapat menjadi dasar penyusunan program pembangunan yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat, terutama dalam mewujudkan lingkungan yang tertata, sehat, dan berdaya guna bagi seluruh warga. (Adv)






