“Ibarat jantung, Sekretariat menjadi penyuplai dan pemompa darah ke tiap organ tubuh, jika Sekretariat tak bekerja, hasilnya tidak maksimal,” ungkapnya.
Sebab itu, seorang pengurus PKK yang bekerja di bidang Sekretariat mesti membekali dirinya dengan baik. Tidak saja membekali diri dengan ilmu administrasi, akan tetapi juga memiliki skill komunikasi yang baik pula.
“Selain punya kemampuan administrasi, Sekretariat juga harus punya keterampilan komunikasi. Bagaimana menggunakan kalimat efektif dalam berbicara dan memakai kosakata yang baik,” jelasnya.
Tidak itu saja. Sekretariat juga menjadi cerminan dari organisasi. Jika ingin wajah organisasi baik, diharuskan memperbaiki wajah sekretariat.
“Sekretariat atau sekretaris harus standby setiap waktu. Handphone tetap aktif. Responnya cepat,” bener Sekretaris PKK Sumbar itu.
Bimtek itu berakhir pada Sabtu siang. Bintek ditutup langsung Kepala DP3AP2KB, Eri Sendjaya.(*)
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed






