“Bahwa kemerdekaan ialah hak segala bangsa, maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perilemanusiaan dan perikeadilan”.
“Disinilah basis konstitusional, mengapa Indonesia begitu aktif menjaga perdamaian dunia,” papar Hasto.
Hasto yang meraih gelar doktor di Universitas Pertahanan (Unhan) RI menjelaskan, diplomasi pertahanan dengan demikian harus menyatu dengan pelaksanaan poitik luar negeri bebas aktif. Hal inilah yang yang dijalankan dengan sangat baik oleh Presiden Prabowo.
“PDI Perjuangan mengapresiasi kebijakan Presiden Prabowo yang telah membangun postur pertahanan TNI atas cara pandang geopolitik. TNI semakin kokoh, modern, dan profesional dan tetap menampilkan jati dirinya yang berasal dari rakyat,” papar Hasto.
PDI Perjuangan pun menyampaikan dengan penuh semangat, Dirgahayu ke-80 TNI, perkokoh semangat persatuan, nasionalisme, dan patriotisme.
“Persoalan pertahanan merupakan tanggung jawab seluruh komponen bangsa. Sebab ia berkaitan dengan mati hidupnya negeri dan keselamatan bangsa,” tuntas Hasto Kristiyanto,
Sekjen DPP PDI Perjuangan.













