Turut mendampingi, Camat Kubung, Acil Fasra, S.IP, MM., yang menegaskan perangkat nagari yang terbukti merugikan keuangan negara akan diberhentikan serta diwajibkan mengembalikan kerugian. Namun, ia menekankan, roda pemerintahan nagari harus tetap berjalan demi pelayanan masyarakat.
Bupati Jon Firman Pandu juga mengingatkan agar masyarakat tidak terprovokasi tindakan anarkis. Ia mengajak warga menjaga kondusifitas nagari.
“Kita harus tetap solid. Kalau kita kompak, persoalan seberat apa pun bisa kita selesaikan bersama,” ungkapnya.
Kehadiran Bupati di tengah malam mendapat apresiasi warga. Doni (45), salah seorang warga Koto Baru, menilai langkah cepat Bupati memberi harapan baru.
“Kami menghargai kehadiran Bupati di tengah malam untuk mendengarkan langsung keluhan kami. Ini bukti bahwa suara kami tidak diabaikan,” ucapnya.
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed





