Gubernur Pramono Geber Pengelolaan Air Berkelanjutan Agar Masuk TOP 50 Global City

Gubernur Pramono Geber Pengelolaan Air Berkelanjutan Agar Masuk TOP 50 Global City
120x600
a

“Untuk menjawab tantangan ini, Pemprov DKI sedang menyiapkan sejumlah proyek strategis percepatan akses air perpipaan. Di antaranya SPAM Karian–Serpong yang akan menambah cakupan sekitar 10 persen atau 212.000 sambungan rumah; SPAM Jatiluhur I yang menambah 13 persen atau setara 300.000 sambungan rumah; serta SPAM Buaran II yang memperluas layanan 8,8 persen atau sekitar 250.000 sambungan rumah,” jelasnya.

Saat ini, terdapat tujuh lokasi jaringan perpipaan yang sudah selesai dibangun, antara lain di Duri Kosambi, Taman Sari, dan Cilincing. Dengan demikian, Gubernur Pramono optimistis cakupan air bersih bisa mencapai 100 persen pada 2029.

Baca Juga :  Gubernur Pramono Genjot Pembangunan Tanggul Rob Muara Angke

“Termasuk untuk warga tidak mampu di Jakarta Utara, salah satunya di Cilincing. Menurut saya, Cilincing harus menjadi prioritas perhatian,” tegasnya.

Selain itu, Gubernur Pramono menyoroti masalah penurunan permukaan tanah di Jakarta. Untuk mengatasinya, Pemprov DKI Jakarta telah menetapkan Zona Bebas Air Tanah (ZOBAT) melalui Peraturan Gubernur Nomor 93 Tahun 2021.

Kebijakan ini melarang pengambilan air tanah di wilayah yang sudah terlayani jaringan perpipaan, khususnya kawasan strategis seperti SCBD, Sudirman, Mega Kuningan, Kawasan Industri Pulogadung, serta 12 ruas jalan utama.

Baca Juga :  Kejar Penunggak Pajak Kendaraan, Gubernur Pramono: Mereka Sudah Menikmati Kemudahan dan Fasilitas!

“Di kawasan tersebut tidak boleh lagi menggunakan air tanah, karena sudah ada Pergub yang mengatur. Kami juga memastikan program-program yang menyentuh masyarakat tetap berjalan, misalnya pembangunan IPA Buaran III yang juga akan menyuplai Kota Bekasi, serta pembangunan reservoir komunal di Tambora, Gandaria Utara, dan wilayah lainnya,” ungkapnya.

Sebagai tambahan, Pemprov DKI juga menghadirkan program Kartu Air Sehat bagi warga berpenghasilan rendah serta bantuan 1.000 tandon air.

Baca Juga :  Gubernur Pram Datangi Keluarga Bocah yang Wafat Terseret Kali Ciliwung di Kebon Baru

Langkah ini merupakan bagian dari upaya mewujudkan Jakarta sebagai kota global yang berdaya saing, berkelanjutan, sekaligus mensejahterakan seluruh masyarakat. (OTN-Deman)

Klik bintang 5 untuk rating!

Rating rata-rata 0 / 5. Vote count: 0

Ikuti terus update berita Otonominews di Feed

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *