Sementara itu Ketua Umum KONI Kabupaten Solok Doni Zulkifli, dalam kesempatan yang sama juga menyampaikan dukungan penuh dari KONI terhadap pembinaan olahraga di daerah, khususnya cabang olahraga wushu. Ia menginformasikan sejumlah agenda penting yang telah disiapkan KONI, termasuk pelaksanaan Open Championship Wushu pada awal November mendatang dan Kejuaraan Daerah. Doni mengatakan bahwa wushu merupakan cabang olahraga potensial yang sudah banyak memberikan prestasi bagi Kabupaten Solok, terbukti dari 7 medali emas diperoleh pada Porprov 2018 lalu.
Sementara itu, Ketua Cabor Wushu Kabupaten Solok, Eva Nasri, menjelaskan bahwa tahun ini Kabupaten Solok mengutus 28 atlet yang siap bertanding dengan didampingi 4 pelatih dan official. Ia berharap para atlet tidak hanya fokus pada prestasi, tetapi juga membangun silaturahmi dengan atlet dari daerah lain. “Dengan semangat pantang menyerah dan disiplin, kami optimis Kabupaten Solok akan kembali harumkan nama daerah di kejuaraan provinsi,” ujarnya.
Pembacaan doa bersama menandai acara pelepasan para atlet wushu Kabupaten Solok menuju kejuaraan tingkat provinsi. Para atlet diharapkan dapat memberikan yang terbaik dan mengharumkan nama Kabupaten Solok di ajang tersebut.(Rds/*)
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed






