Sebanyak 22 orang tewas, 500 lainnya luka-luka, termasuk ratusan aparat. Rumah sakit penuh sesak oleh korban luka.
4. Krisis Politik: Mundurnya Menteri dan PM (8–9 September 2025)
Setelah bentrokan, Menteri Dalam Negeri Ramesh Lekhak mundur. Sehari kemudian, Perdana Menteri KP Sharma Oli menyerahkan pengunduran diri, memicu krisis politik besar.
Beberapa menteri lain ikut mundur, bahkan ada yang terang-terangan mendukung demonstran muda.
5. Puncak Amarah: Parlemen Dibakar (9 September 2025)
Meski pemblokiran media sosial dicabut, aksi kian brutal. Gedung parlemen, rumah pribadi Oli, dan kantor pemerintah dibakar.
Menteri Keuangan Bishnu Paudel dan Menlu Arzu Rana Deuba menjadi sasaran amuk massa, terekam dalam video viral saat dihajar di jalanan.
6. Gerakan Gen Z Jadi Identitas Baru
Protes ini disebut sebagai perlawanan otentik generasi muda. Hampir separuh populasi Nepal berusia 15–40 tahun, namun mereka menghadapi pengangguran tinggi dan stagnasi ekonomi.
Dengan isu kebebasan berekspresi, keadilan sosial, dan antikorupsi, Gen Z kini menjadi motor utama perlawanan terhadap elit politik yang dianggap korup dan abai.[zul]
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed








