Muhammad Amhar Azeth adalah seorang polisi, politikus dan diplomat Indonesia. Ia merupakan satu-satunya anggota Polri yang paling banyak melakukan penugasan di luar negeri, dari Kamboja, Namibia, Bosnia dan lain sebagainya.
Amhar sempat menjabat sebagai Kapolres Depok, Direskrimum Polda Jawa Timur, dan Wakapolda Jawa Tengah.
Dari Juni 2015 sampai Mei 2016, ia menjabat sebagai Staf Ahli Sosial Ekonomi Kapolri.
Dari 2022 sampai 2027, ia menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Forum Bhayangkara Indonesia.
Di bidang diplomatik, ia sempat menjabat sebagai Duta Besar Indonesia untuk Rumania.
Sebelum menjadi Ketua Umum DPP Partai Murba, Wong Kito Galo adalah Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
Mendampingi Amhar sebagai Ketua Umum, terdapat sejumlah nama yang telah memiliki kiprah di bidang politik sebagai Wakil Ketua Umum sebagai berikut:
Dewinta Pringgodani SH MH, seorang wanita pengamat hukum politik dan keamanan dan memiliki jaringan yang luas dikalangan politisi dan penegak hukum. Wanita cantik kelahiran Solo ini menjabat Wakil Ketua Umum Bidang Polkam.
“Mbak Dewi bergelut puluhan tahun dengan dunia hukum dan politik. Pas beliau di situ,” kata Irjenpol Amhar Azeth.
Ditopang Wakil Ketua Umum
1. Rullly Harmadi, sebagai WKU Bidang Politik, Ideologi dan Program
2. Ferizal Ridwan, sebagai WKU Organisasi, Keanggotaan dan Kaderisasi (OKK)
3. Saut Aritonang, sebagai WKU Bidang Buruh Tani dan Nelayan
4. Awaluddin Awe, WKU Bidang Media
5. Saut Mangatas Sinaga, ST, M.Arch, sebagai WKU Bidang Pemuda Pelajar dan Mahasiswa
6. Chitaya Nurvitri Lovying, sebagai WKU Bidang Luar Negeri
7. Andri Tamara, sebagai WKU Bidang Ekuin
8. Donny Magek Piliang, sebagai WKU Bidang Polkam
9. Pinto Janir, sebagai WKU Bidang Kebudayaan
Mendampingi Ahmar sebagai Ketua Umum DPP Partai Murba, sebagai Sekjen adalah Sunggul Hamonangan Sirait SH MH, pengacara muda yang dikenal konsisten memberikan pembelaan hukum terhadap rakyat kecil dan tidak memiliki kemampuan finansial.
Dalam jajaran Sekjen DPP Partai Murba terdapat tiga Wakil Sekjen yaitu Cecep Handoko, Wakil Sekjen Bidang Eksternal, Muhammad Rizal Tanur, Wasekjen bidang internal dan Syahroni Mursjid, Wasekjen bidang fundraising.
Sementara posisi Bendahara Umum diisi oleh Acil Zulfikar Tan Malaka, didampingi dua wakil bendahara yakni Elga Agustin Thamrin dan Mus’tain SPd.
Diperkuat 26 Ketua Bidang
Struktur kepengurusan DPP Partai Murba juga dilengkapi dengan 26 Ketua bidang yang menggambarkan pengabdian terukur untuk kemaslahan bangsa negara dan rakyat Indonesia.
Selain itu, Kepengurusan DPP Partai Murba yang sudah berdiri sejak 1948 ini, dilengkapi dengan Dewan Pakar yang dipimpin Prof Yoss Uli, Ketua Balitbang Khairul Apit dan Satgas Bambu Runcing dan Satgas Nasional Mus’tain SPd.
Struktur kepengurusan DPP Partai Murba secara organisasi ditetapkan pada tanggal 17 Agustus 2025, bersamaan dengan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. SK Kepengurusan diteken oleh Ketua Dewan Pembina Dr Hadidjojo Nitimiharjo MSc dan Sektetaris Dewan Pembina Ben Ibratama Tanur.
Susun Kepengurus Provinsi Kabupaten dan Kota
Selanjutnya Ben Tanur menambahkan setelah selesai menetapkan kepengurusan DPP akan dilanjutkan dengan penyusunan kepengurus Propinsi Kabupaten dan Kota sampai 2026 besok.
Ben optimis pembentukan kepengurusan Partai Murba akan dapat memenuhi amanah dari Undang undang Pemilu. Sebab kader Partai Murba merata sampai pedesaan.
“Sebab itu kami sangat yakin Partai Murba akan lolos verifikasi sebagai peserta Pemilu dan ikut Pilpres 2029,” pungkas wartawan senior di liputan kepolisian ini.
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed








