JAKARTA, OTONOMINEWS.ID – Inspektur Jenderal Polisi (P) Dr. Muhammad Amhar Azeth resmi memimpin partai Bapak Republik Indonesia Tan Malaka:
Partai Murba (Musyawarah Rakyat Banyak – Indonesian Proletariat Party) sangat optimis bakal lolos verifikasi sebagai peserta Pemilu 2029.
Partai Murba yang merupakan reinkarnasi dari partai bentukan Murba Tan Malaka (tokoh perjuangan kemerdekaan Indonesia) saat ini dipimpin oleh seorang purnawirawan Polri, yakni Inspektur Jenderal Polisi (P) DR. Muhammad Amhar Azeth.
Amhar yang pernah menjadi Dubes RI untuk Rumania dan Moldova resmi jadi Pjs Ketua Umum Partai Murba pada Sabtu (6/9/2025).
Ia dikukuhkan langsung oleh Mantan Ketua Umum Partai Murba DR. Hadidjojo Nitimihardjo MSc.
“Sejak berdiri 7 November 1948 di Yogyakarta Pak Jenderal Ketua Umum yang ke-6,” kata putra Maruto Nitimihardjo pejuang nasional dan salah satu pendiri Partai Murba.
“Saya menerima amanat ini dengan ikhlas. Saya akan berkerja keras agar Partai Murba ikut Pemilu 2029 dan membumikan pemikiran Tan Malaka yang pro Wong Cilik,” kata Amhar.
Mantan Direktur Interpol Polri mengatakan dengan persiapan hampir lima tahun, dia yakin Partai Murba ikut Pemilu 1999.
Amhar bukan kaleng-kaleng. Dalam karier kepolisian, dia adalah mantan Wakapolda Jateng, pernah sebagai Direktur Reserse Polda Jatim. Ia juga pernah menjadi Dansat Brimob Polda Aceh.
Amhar adalah sosok yang menolak SP3 atau penghentian penyidikan Kasus Lampido, kemudian akhirnya dicopot dan 12 tahun terkunci jadi Kombes.
Selanjutnya Amhar pernah jadi Kapolres Depok, dan paling banyak penugasan luar negeri seperti Bosnia, Namibia, Kamboja. Dia juga pernah ikut pendidikan FBI di Amerika Serikat. Amhar lah otak pelaku Ratu Ekstasi Zarima.
“Partai Murba bukan partai nasional tapi internasional kita akan bergabung dengan 142 aliansi partai sosialis dan Sosial Demokrat yang berpusat di Paris,” kata Amhar.
“Saya mungkin segera silaturahmi dengan Presiden Rumania yg saya kenal. Alirannyo Sosdem,” lanjut mantan Dansat Brimob Polda Aceh itu.
“Saya orang Brimob,” kata laki2 berusia 65 tahun kelahiran Palembang Sumatera Selatan,” kata Amhar Akpol 83 kawan satu kamar Budi Gunawan Menko Polkam Budi Gunawan
Partai Murba
Partai Murba besutan Tan Malaka, tokoh pejuang dan kemerdekaan Indonesia selesai menyusun komposisi kepengurusan DPPnya, selanjutnya pada 2025-2026 fokus menyelesaikan kepengurusan Propinsi dan Kabupaten Kotanya.
“Alhamdulillah. Setelah melakukan konsolidasi selama satu tahun penuh Partai Murba berhasil merampungkan penyusunan kepengurusan DPP. Kami berjuang akan menjadi Partai peserta Pemilu dan Pilpres 2029,” jelas Sekretaris Dewan Pembina DPP Partai Murba Ben Ibratama Tanur dalam penjelasannya kepada wartawan, Ahad (23/8/2025) di Jakarta.
Komposisi kepengurusan DPP Partai Murba terdiri dari Dewan Pendiri, Dewan Pembina, dan Dewan Pengurus.
Dalam susunan Dewan Pendiri terdapat sejumlah tokoh besar yakni Tan Malaka, Adam Malik, Chairul Saleh, Sukarni Kartodiwirjo, Maruto Nitimiharjo, Sutan Dawanis, Muhammad Yamin, Syamsuddin Chan, SK Trimurti, Rasuna Said, Syamsu Harya Udaya, Yahya Malik Nasution, Djamaluddin Tamin dan Evert Langkay.
Sementara di jajaran Dewan Pembina yang diketuai Dr Hadidjojo Nitimihardjo Msc, Wakil Ketua Rikrik Rizkiyana SH MH, terdapat politisi senior Ben Ibratama Tanur atau Ben Tanur, sekaligus menjabat Sekretaris Dewan Pembina.
Dalam barisan anggota Dewan Pembina terdapat nama-nama yang konsisten memperjuangkan visi merdeka 100 Persen Tan Malaka, yakni Prof Yos Uli MBA, Setioko, Yayan Syofyan, Niko Adrian, Barita Sianipar, Olisias Gultom, Ucok Sitorus, Eddy Sadeli, Halim Sucipto, Sarman El Hakim, Khairul Apit, Yeyen Kiram, Marta Uli Emmelia, Brigjen Pol Purn Udung Darma, Chandra Negara, BP Petrus Panjaitan, dan Ir Adilsyah Hakim Lubis.
Dipimpin Mantan Dubes
Dalam penjelasan lebih lanjut, Ben Tanur mengatakan DPP Partai Murba dipimpin oleh mantan perwira tinggi Polri dan mantan Dubes Rumania Irjen Pol Purn Dr M Ahmar Azeth.
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed








