Iff, petugas Bank Sumut Kantor Cabang Pembantu (KCP) Pangkalan Brandan yang menjabat sebagai bendahara, saat di konfirmasi tentang belum cairnya dana Bos Tahap II mengatakan, kalau Bank Sumut hanya menyalurkan saja.
“Kami menunggu Surat Perintah Pembayaran Dana (SP2D) dari Pusat, dalam hal ini menteri Keuangan. Kami tidak ada kewewenangan dan menunda pembayaran,” ujarnya.
Hal ini menjadi keprihatinan H. Syafuedin, SE – tokoh Masyarakat Peduli Pendidikan Langkat. Ia menyesalkan pihak pemerintah pusat yang belum menyalurkan dana BOS tepat waktu. Karena, ini dapat menghambat dan menganggu proses belajar mengajar.
“Apalagi, tahun ajaran baru murid sudah masuk sekolah yang membutuhkan sarana dan prasana yang baik serta layak untuk belajar. Sehingga, nanti bisa menciptakan siswa siswi generasi yang baik. Memiliki akhlak dan moral yang berkualitas, demi memajukan bangsa dan negara,” ungkapnya.(Has)
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed






