Untuk itu, Mahasiswa KKN UNP di Nagari Sulit Air dapat memfokuskan diri pada program-program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, seperti:
Pemberdayaan ekonomi kreatif berbasis potensi nagari (misalnya pengolahan hasil pertanian atau produk UMKM lokal).
Peningkatan literasi masyarakat, baik dalam bidang pendidikan, kesehatan, maupun teknologi, sehingga dapat memanfaatkan teknologi yang sudah berkembang pesat ini. Sehingga, dapat menambah nilai positif bagi masyarakat Sulit Air.
Pelestarian budaya dan lingkungan yang menjadi ciri khas Nagari Sulit Air
Digitalisasi administrasi nagari untuk mendukung tata kelola pemerintahan nagari yang lebih efektif dan transparan.
Selain memberikan manfaat bagi masyarakat, program-program tersebut juga menjadi media pembelajaran bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan kepemimpinan, komunikasi, manajemen konflik, dan berpikir kritis. Dengan demikian, mahasiswa tidak hanya hadir sebagai tamu sementara di nagari, tetapi sebagai mitra pembangunan yang meninggalkan kesan baik serta jejak kontribusi yang dapat dilanjutkan oleh masyarakat setempat.
Pada akhirnya, KKN bukan hanya soal melaksanakan kewajiban akademik, tetapi bagaimana mahasiswa menjadikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah sebagai alat untuk memajukan nagari, membangun kemandirian masyarakat, dan memperkuat jati diri bangsa.
Sehingga harapan kita bersama, KKN UNP di Nagari Sulit Air ini, bisa menjadi contoh nyata sinergi antara dunia akademik dan masyarakat untuk mewujudkan nagari yang mandiri, maju, dan sejahtera, di masa yang akan datang.
Penulis: Ridwan Syafrullah, SE
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed











