“Mulai dari membeli bubur pagi hingga belanja harian, plastik digunakan secara berlebihan dan jarang didaur ulang,” imbuhnya.
Sebagai anggota Komisi XII DPR RI, Nevi turut menyoroti dampak serius sampah plastik terhadap lingkungan dan kesehatan manusia, termasuk pencemaran air, kerusakan rantai makanan akibat mikroplastik, serta penurunan kualitas tanah.
Nevi menegaskan bahwa perubahan pola konsumsi masyarakat dan keberanian politik dalam menetapkan regulasi tegas menjadi kunci untuk mengatasi persoalan ini. Ia juga menyampaikan dukungan Fraksi PKS terhadap upaya pemerintah dalam mempercepat regulasi pembatasan plastik sekali pakai, memberikan insentif bagi industri ramah lingkungan, dan memperluas edukasi prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle).
“PKS juga mengajak seluruh kader di semua level kepengurusan untuk menjadi pelopor gaya hidup minim plastik dan terus mengkampanyekan pentingnya kepedulian terhadap lingkungan. Kita hanya punya satu bumi, dan tanggung jawab menyelamatkannya ada di tangan kita semua,” pungkas Nevi Zuairina. (Ridwan)
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed












