Mulai dari program Sekolah Rakyat untuk pendidikan gratis berbasis asrama, Koperasi Merah Putih yang menyasar penguatan ekonomi desa, hingga program Tanam Padi Pokok Mura yang diyakini mampu menekan biaya produksi petani.
Ia juga menyuarakan pentingnya capaian UHC 100% melalui BPJS gratis serta mendorong gerakan “Solok Bersih” untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan layak.
“ Turun ke masyarakat harus jadi rutinitas,” tegas Ari.
Ia menekankan bahwa mendengar suara rakyat bukan hanya kewajiban, tapi juga amanah yang harus dijaga setiap waktu.
Kegiatan reses Ari Rafika bukan hanya agenda formal, tapi jadi jembatan nyata antara harapan rakyat dan kebijakan publik.(Rds)
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed





