PSI Jakarta Ingin Jakarta Dipimpin Gubernur Progresif Bukan Retoris

Sekretaris PSI DPRD DKI Jakarta, Jastin Adrian Untayana/Dok. PSI
120x600
a

Jakarta, OtonomiNEWS.id – Menghadapi tantangan yang semakin kompleks di DKI Jakarta, Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DPRD DKI Jakarta, melaluSekertaris Fraksinya Justin Adrian Untayana dengan tegas menyatakan bahwa kota ini membutuhkan seorang pemimpin yang berani mengambil kebijakan-kebijakan yang tepat, meskipun tidak selalu populer.

“Banyak masalah kronis di DKI hanya dapat diatasi melalui langkah-langkah berani yang mungkin dapat menuai berbagai kontroversi. Namun, langkah-langkah ini harus dilakukan dengan tegas karena penanganan setengah-setengah tidak akan pernah membawa perbaikan yang berarti.” Ujar Justin dalam keterangan resminya, Selasa (23/4).

Satu dari banyak contoh masalah kronis yang dihadapi Jakarta adalah masalah tata ruang yang buruk. Sebagian besar masalah di kota ini berasal dari buruknya penindakan dan penanganan untuk tata ruang yang efektif.

Mulai dari pelanggaran zona hijau, bangunan tanpa Izin Mendirikan Bangunan (IMB) yang merusak fungsi lahan dan sungai, hingga penyalahgunaan trotoar dan bahu jalan, semuanya menjadi permasalahan yang harus segera ditangani.

“Dalam mengatasi kemacetan sendiri, juga diperlukan langkah-langkah progresif seperti penindakan parkir liar, pembatasan kepemilikan kendaraan bermotor, sertifikasi garasi mobil untuk setiap pembelian mobil baru, serta uji emisi. Semua ini harus dilakukan untuk mengendalikan jumlah kendaraan bermotor yang mencapai lebih dari 25 juta unit.” Lanjut Justin.

Fraksi PSI Jakarta menyadari bahwa penyelesaian masalah-masalah ini membutuhkan kepemimpinan yang progresif, bukan sekadar retoris. DKI Jakarta memerlukan pemimpin yang siap mengambil kebijakan yang mungkin tidak selalu disukai, bahkan jika itu berarti risiko tidak terpilih kembali, demi kepentingan penyelesaian masalah-masalah kronis kota ini dalam jangka waktu lima tahun.

r

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

fourteen + 1 =