Aneh! Surat ke Jokowi Bocor di Medsos, HMI Minta Ketua DPRD Sulbar Tegakkan Prinsip Kolektif Kolegial

Aneh! Surat ke Jokowi Bocor di Medsos, HMI Minta Ketua DPRD Sulbar Tegakkan Prinsip Kolektif Kolegial
120x600
a

Ahyar menekankan bahwa kepentingan pribadi harus ditanggalkan demi kemajuan daerah. “Kita harus benar-benar memanfaatkan kehadiran utusan pusat, karena bagi saya sangat sulit kita dapatkan sosok pemimpin seperti beliau untuk mendorong kemajuan daerah kita,” tandasnya.

“Lain halnya ketika misalkan pak Zudan ini tidak amanah dan tidak memberikan hal positif dan kemajuan daerah kita, baru kita sama-sama untuk memberikan kritikan, jangankan meminta ditarik, kalau perlu kita usir dari Sulbar, tapi ini kita bisa lihat dan rasakan sendiri dampaknya, luar biasa,” bebernya.

Baca Juga :  Presidium Gerakan Rakyat Sulsel: Pemilu adalah Momentum Advokasi Kebijakan Publik Skala Besar

Dia juga mempertanyakan mengapa Ketua DPRD Sulbar tampaknya tidak mendukung hal-hal positif untuk daerah. “Harusnya ketua DPRD lebih objektif dan profesional dalam memberikan kritikan. Jika memang ingin memberikan kritikan,” tukasnya.

Ia justru berharap, agar ketua DPRD betul-betul berpihak kepada perbaikan daerah. “Silahkan bersurat ke Kejagung atau presiden bahwa kasus stadion Manakarra belum ditangani secara profesional oleh Kejati Sulbar, kami minta untuk dievaluasi, ini sebenarnya yang tepat, karena ada uang negara yang disalahgunakan disana.”.

Baca Juga :  Presidium Gerakan Rakyat Sulsel: Pemilu adalah Momentum Advokasi Kebijakan Publik Skala Besar

“Aneh bin ajaib nih Ketua DPRD, wakilnya pada apresiasi terhadap kinerja PJ Gubernur, entah penilaian nya dia menggunakan apa sehingga harus berbeda dari para wakilnya dan anggotanya, seandainya berbeda karena kepentingan masyarakat umum saya akan mendukung beliau. Tapi ini agak laen,” pungkasnya.

Ikuti terus update berita Otonominews di Feed

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *