Tanggapi Keluhan Warga, Satpol PP Kembali Gusur Pedagang Pakaian Bekas dan Pakir Liar di Kawasan Senen

Kegiatan penggusuran pedagang pakaian bekas di kawasan Senen, Jakarta Pusat/dmn.
120x600
a

JAKARTA, Otonominews.id – Puluhan petugas gabungan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan petugas Satuan Pelaksana (Satpol) Perhubungan kembali melakukan penggusuran terhadap pedagang pakain bekas yang menggelar dagangannya di bahu jalan kawasan Pasar Senen, Jakarta Pusat, Sabtu malam (16/3/2024).

Penggusuran tersebut dilakukan guna menindaklanjuti laporan masyarakat melalui Media Sosial (Medsos) yang mengeluhkan keberadaan pedagang pakain second tersebut dan juga parkir liar yang mengganggu peguna jalan. 

“Sudah ditindaklanjuti laporan dari media sosial (Medsos) terkait tentang pedagang pakaian second yang menggelar lapak di bahu jalan tersebut. Termasuk kendaraan roda dua KR2 atau motor yang parkir sembarangan di lokasi,” kata Kasatpol PP Kecamatan Senen, Aris Cahyadi  saat dikonfirmasi wartawan melalui telepon, Sabtu, (16/3/2024) malam.

Aris mengatakan, tindakan yang dilakukan petugas terhadap pedagang pakaian second di lokasi hanya diberikan teguran melalui imbauan dan penghalauan.

“Ada 30 petugas gabungan yang dikerahkan ke lokasi termasuk Satpol PP Provinsi DKI Jakarta membantu penghalauan ke lokasi. Tadi bergerak pukul 19.30 wib hingga pukul 22.00 wib malam. Selanjutnya petugas berjaga-jaga di lokasi tersebut,” paparnya.

Dijelaskan Aris, bahwa keberadaan pedagang pakaian second sudah sejak lama dan pengunjung di sana sudah menjadi tren membeli pakaian di tempat.

“Keberadaan para pedagang pakaian second memang saat bulan suci Ramadhan ramai dipadati pengunjung dalam mengais rejeki peruntungan di bulan Ramadhan hingga hari raya Idul Fitri,” jelas Aris.

Namun demikian, kata Aris Satpol PP tidak diam atau melakukan pembiaran terhadap pedagang tersebut. 

“Mereka para pedagang sudah diingatkan dengan teguran bahkan sering kali dilakukan patroli penghalauan,” ungkap Aris.

Menanggapi hal tersebut, Dewan Kota (Dekot) Kecamatan Senen Bang Uci panggilan akrab Sanusi berharap Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencarikan solusi terhadap pedagang pakaian second.

Lihat Juga :  Laznas IZI Sudah Salurkan 14 Ribuan Paket Program Ramadhan di 10 Hari Pertama Puasa

“Pedagang pakaian second di kawasan Senen tersebut sudah ada sejak dahulu dan merupakan ikon di wilayah Jakarta Pusat,” ungkapnya.

Semestinya, tambah Bang Uci Pemprov DKI Jakarta mencarikan solusi tempat berdagang dengan memfasilitasi atau merelokasi pedagang tersebut. 

“Saat ini perekonomian sedang sulit ditambah lagi kebutuhan bulan Ramadhan dan hari raya Idul Fitri,” harapnya.[Dmn]

r

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *