Pj Bupati Dani Ramdan: Tahun 2024, Pemkab Bekasi Prioritaskan Pengangkatan Tenaga Honorer jadi PPPK

Ilustrasi pengangkatan tenaga honorer jadi PPPK Pemkab Bekasi. (Foto: IStimewa)
120x600
a

JAKARTA Otonominews.id – Tahun 2024 ini, Pemerintah Kabupaten Bekasi Jawa Ba rat akan memprioritaskan proyeksi penyelesaian pengangkatan tenaga Non-ASN atau honorer untuk menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Sebanyak 10.200 Tenaga Non-ASN Pemerintah Kabupaten Bekasi yang memenuhi syarat, akan dilakukan pengangkatan menjadi PPPK untuk Jabatan Fungsional Guru, Tenaga Kesehatan, dan Tenaga Teknis. Dengan demikian, tahun ini Pemkab Bekasi tidak akan membuka formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

Hal ini disampaikan Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan menghadiri kegiatan Rapat Koordinasi Nasional Persiapan Pengadaan Aparatur Sipil Negara (ASN) Tahun 2024 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB) di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, pada Kamis (14/3/2024).

“Untuk tahun 2024, Pemkab Bekasi berkomitmen memprioritaskan penyelesaian pengangkatan tenaga honorer yang memenuhi syarat untuk menjadi PPPK yang diperkirakan jumlahnya mencapai 10.200,” kata Dani Ramdan.

Hal itu, kata dia, berimplikasi pada tidak dibukanya formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun 2024 di Pemerintah Kabupaten Bekasi, dan akan dibuka kembali formasi CPNS tahun 2025.

“Namun implikasinya kami tidak membuka formasi CPNS 2024 dan akan dibuka kembali ditahun 2025. Untuk tahun ini kita dedikasikan seluruh formasi yang diberikan pusat untuk penyelesaian tenaga honorer.” jelasnya.

Sesuai paparan MenpanRB, kata dia, pengadaan ASN di tahun 2024 merupakan formasi terbesar dalam 7 tahun terakhir yang terdapat sekitar 2 juta lebih formasi dibuka, baik pada pemerintah pusat maupun daerah. Ia berharap, terbukanya formasi itu mampu menjadi modal bagi peningkatan kualitas dan kinerja birokrasi kedepannya.

“Formasi tahun ini terbesar dalam 7 tahun terakhir, ada sekitar 2 juta formasi terbuka. Diharapkan rekrutmen tahun 2024 betul-betul menjadi modal bagi peningkatan kualitas dan kinerja birokrasi kita kedepannya,” katanya.

Lihat Juga :  Pemprov DKI Kena Sentil PSI: Cepat Surut Bukan Indikator Kesuksesan Tangani Banjir

Sementara Rapat Koordinasi Nasional Persiapan Pengadaan Aparatur Sipil Negara (ASN) Tahun 2024 juga dihadiri Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bekasi tersebut, diikuti oleh 502 instansi pemerintah.

Pj Bupati Bekasi menyampaikan Rakornas tersebut membahas terkait arah kebijakan dan urgensi pemenuhan ASN tahun 2024, proyeksi penyelesaian tenaga Non-ASN, proyeksi kebutuhan ASN tahun 2024, optimalisasi pengisian ASN, serta alur perencanaan kebutuhan ASN tahun 2024.

“Rakornas ini dalam rangka persiapan pengadaan ASN tahun 2024. MenpanRB memaparkan mengenai prinsip-prinsip, tujuan, dan data mengenai formasi yang disediakan, baik tingkat pusat dan daerah, yang harus dipenuhi setiap instansi,” ucapnya.

 

r

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *