Korban Keracunan Jajanan Masih Terjadi, Komisi IX DPR RI Minta Semua Pihak Kolaborasi Pastikan Jajanan Anak Aman

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Kurniasih Mufidayati,
120x600
a

“Ini tanggung jawab kita bersama, karena anak-anak biasa mengakses jajanan anak di sekolah maupun saat di rumah. Pastikan mendapatkan jajanan anak yang higienis baik dari bahan maupun alat makannya,” kata Anggota DPR RI Dapil DKI Jakarta II ini.

Kurniasih meminta agar BPOM terus menguatkan pencegahan, edukasi dan penindakan terhadap kasus jajanan anak. Apalagi BPOM memiliki program nasional keamanan pangan yang salah satunya adalah pengawasan Panganan Jajanan Anak Sekolah (PJAS).

Baca Juga :  BPR & BPRS di Sumatera Barat Banyak Dilikuidasi, Komisi IX Minta LPS Terobosan Solutif

“Jajanan anak menjadi salah satu prioritas program nasional BPOM sehingga kita minta lebih serius untuk kembali mengawasi keamanan jajanan anak baik di sekolah maupun lingkungan rumah,” ujar Kurniasih.

Diketahui, pada 27 September 2023 lalu, sebanyak 34 anak siswa SD Negeri Jati 3, Desa Saguling, Kecamatan Saguling, Kabupaten Bandung Barat (KBB) mengalami keracunan, Satu diantaranya meninggal dunia. Mereka keracunan makanan aci mini (cimin).

Baca Juga :  Efisien dan Ramah Lingkungan, RS Hasan Sadikin Gunakan CNG dari PGN Gagas

Korban keracunan massal itu dilarikan ke Puskesmas dan sejumlah rumah sakit di wilayah Kota Cimahi dan KBB. Mereka mengalami gejala keracunan seperti muntah-muntah, diare, hingga demam.***

Klik bintang 5 untuk rating!

Rating rata-rata 0 / 5. Vote count: 0

Ikuti terus update berita Otonominews di Feed

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *