Setjen DPKN, otonominews.id – Senin (26/1/2026) Upaya memperkuat konsolidasi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan perguruan tinggi kembali menguat. Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta resmi mengukuhkan Dewan Pengurus KORPRI UNS masa bakti 2026–2031 dalam sebuah acara yang berlangsung khidmat di Gedung dr. Prakosa, Kantor Pusat UNS.
Ketua Umum Dewan Pengurus KORPRI Nasional, Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, SH, MH, hadir langsung untuk mengukuhkan Prof. Dr. E. Muhtar, S.Pd., M.Si., CFrA sebagai Ketua KORPRI UNS bersama 30 pengurus lainnya. Rektor UNS, Prof. Dr. Hartono, M.Si., turut hadir sebagai saksi sekaligus penasihat organisasi.
Dalam sambutannya, Prof. Zudan memberikan apresiasi terhadap langkah UNS yang disebutnya sebagai “pelopor” konsolidasi KORPRI di lingkungan kampus.
“UNS menunjukkan bahwa KORPRI di perguruan tinggi bukan sekadar atribut, tetapi instrumen penting memperkuat ASN sebagai perekat bangsa,” ujarnya.
Menurutnya, penguatan KORPRI di kampus strategis karena lingkungan akademik merupakan simpul produksi gagasan, inovasi, dan kaderisasi ASN profesional.
“ASN kampus memegang peran kunci dalam pembangunan ilmu dan kebijakan. Karena itu, KORPRI harus hadir sebagai rumah advokasi, solidaritas, dan pembinaan ASN,” ungkapnya.
Prof. Zudan juga menekankan penguatan identitas ASN melalui disiplin organisasi termasuk penggunaan seragam KORPRI sebagai simbol persatuan. Di sisi lain, ia mendorong KORPRI UNS menjalankan program kerja strategis seperti perlindungan hukum ASN, pembinaan keagamaan dan olahraga melalui MTQ serta Pekan Olahraga KORPRI, serta kegiatan sosial kemasyarakatan.
Dalam arahannya, Ketua Umum menegaskan bahwa KORPRI merupakan organisasi mandiri yang tidak bergantung pada APBN maupun APBD.
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed












