Untuk mengantisipasi hal serupa terjadi, Pramono masif melakukan operasi modifikasi cuaca (OMC) menyusul peringatan cuaca dari BMKG. Berdasarkan peringatan dini BMKG, wilayah Jakarta dan sekitarnya berpotensi terjadi hujan ekstrem hingga akhir Januari 2026.
“Operasi modifikasi cuaca itu anggarannya dipersiapkan sampai dengan satu bulan penuh. Biasanya hanya satu, dua, tiga hari,” ungkapnya.
Pramono memastikan, banjir di Jakarta bisa cepat surut dalam hitungan jam. Pasalnya Pramono telah menyiapkan 1.200 pompa baik stasioner maupun portable yang tersebar di seluruh wilayah Jakarta.
“Kenapa di Jakarta bisa mengalami cepat surut, karena memang fasilitas pompanya cukup untuk melakukan itu,” pungkasnya. (OTN-Deman)
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed












