Hj.Nevi Zuairina Kecam Peredaran Pupuk Palsu: Petani Dirugikan, Swasembada Pangan Terancam

Otonominews
Hj.Nevi Zuairina Kecam Peredaran Pupuk Palsu: Petani Dirugikan, Swasembada Pangan Terancam
120x600
a

JAKARTA, OTONOMINEWS.ID_Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi PKS, Hj. Nevi Zuairina, menyampaikan kecaman keras terhadap maraknya peredaran pupuk palsu di pasaran. Ia menyoroti temuan Kementerian Pertanian terkait lima jenis pupuk palsu yang beredar, dengan potensi kerugian yang ditaksir mencapai Rp3,2 triliun.

Menurut Nevi, praktik ini sangat merugikan petani sebagai konsumen utama pupuk. Ia menilai hal ini sebagai bentuk nyata pengabaian terhadap hak petani untuk memperoleh informasi yang benar, sebagaimana dijamin dalam Pasal 4 huruf C Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen.

“Petani jelas menjadi korban dalam kasus ini. Mereka membeli pupuk dengan harapan hasil panen meningkat, tapi justru dirugikan karena kandungan pupuk tidak sesuai label, bahkan ada yang tidak mengandung unsur hara sama sekali. Ini melanggar hak dasar mereka sebagai konsumen,” tegas Nevi, Senin (21/7).

Legislator asal Sumatera Barat II ini juga mengingatkan bahwa kerugian besar akibat pupuk palsu dapat menghambat pencapaian Asa Cita keempat Presiden Prabowo Subianto, yakni mewujudkan swasembada pangan berbasis ekonomi kerakyatan. Ia menekankan bahwa petani adalah ujung tombak dalam rantai pangan nasional, sehingga apabila mereka terus dirugikan, maka kedaulatan pangan akan sulit terwujud.

Nevi mendesak Kementerian Perdagangan untuk melakukan inspeksi mendadak secara berkala di semua lini distribusi pupuk, mulai dari produsen hingga ke tangan pengecer. Ia juga menyerukan pelibatan aparat penegak hukum agar pelaku pemalsuan dapat dihukum secara tegas dan memberikan efek jera.

Klik bintang 5 untuk rating!

Rating rata-rata 0 / 5. Vote count: 0

Ikuti terus update berita Otonominews di Feed

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *