Di kesempatan acara tersebut, Camat Agung menyampaikan apresiasi atas inisiatif yang dilakukan Pertamina EP, sehingga bisa mendorong terjalinnya kolaborasi lebih lanjut melalui pembentukan bank sampah plastik di wilayah tersebut.
Selain itu, kegiatan ini menjadi bagian dari edukasi lingkungann. Yaitu, mengurangi plastik dalam kehidupan sehari-hari. ““Timbunan sampah di Kabupaten Langkat tahun 2024 sebanyak 194.674 ton/tahun dan yang terkelola masih di bawah 20%. Karena itu, mari kita tekan jumlah tonase sampahnya, terutama sampah yang sulit dikelola seperti plastik,” ujar Muhammad Zain, selaku Pengawas Lingkungan Hidup DLH Langkat.
Sebagai bagian dari edukasi lingkungan, juga dilakukan penanaman pohon bersama di area Mangrove Beras Basah, Kecamatan Pangkalan Susu. Sebanyak 2500 mangrove ditanam di area tersebut untuk mencegah abrasi dan mendukung ekosistem karbon biru.
Penanaman pohon juga dilakukan oleh manajemen Pertamina EP Pangkalan Susu, HSSE PHR Zona 1, Forkompimcam Pangkalan Susu, DLH Langkat dan KPH Wilayah I Stabat. [Has]
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed






