Waspada Wabah DBD Perlu Lakukan Penyemprotan Nyamuk di Sukabumi

120x600
a

SUKABUMI.OTONOMINEWS.ID – Saat ini diduga ada pasien DBD yang menjangkiti anak-anak di wilayah Sukabumi, Jawa Barat. Menurut nara sumber kami Weli, diduga hal itu karena nyamuk demam berdarah tengah bergentayangan.

Meski upaya fogging (pengasapan) bisa saja dilakukan, namun setelah adanya penyelidikan epidemiologi, melakukan fogging dengan menggunakan insektisida hanya akan membunuh nyamuk dewasa, ujung-ujungnya dapat membahayakan kesehatan manusia.

Saat wabah COVID-19 tahun 2020 -2022 fogging bukan strategi utama dalam pencegahan DBD, fogging tidak direkomendasikan karena akan menyebabkan kerumunan massa.

Diketahui sebanyak 366 warga Kota Sukabumi terjangkit demam berdarah dengue (DBD) sejak awal 2022 hingga Maret 2022. Lima orang di antaranya meninggal dunia akibat penyakit DBD.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Sukabumi Rita Fitrianingsih mengatakan saat itu terjadi peningkatan kasus DBD di Sukabumi. Sehingga pihaknya mengatakan, ke depan akan diperbaiki beberapa mekanisme yang dapat mempercepat penanganan DBD, mulai dari perbaikan mekanisme pelaporan, diagnosa hingga penanganan.

r
Lihat Juga :  Kampanye Akbar di Sukabumi, Gus Imin Apresiasi Komitmen Kader dan Relawan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

sixteen − 12 =