Megawati: Pancasila Menjadi Jawaban Atas Struktur Dunia yang Tidak Adil

Upacara Hari Lahir Pancasila di Ende

Otonominews
Megawati: Pancasila Menjadi Jawaban Atas Struktur Dunia yang Tidak Adil
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto saat membacakan amanat Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri di upacara Hari Lahir Pancasila 1 Juni di Ende, NTT (Foto: Tim Media PDIP/Ist.)
120x600
a

Ende, Otonominews.id – Presiden Kelima RI yang juga Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Prof. Dr.(H.C.) Megawati Soekarnoputri mengatakan, bahwa Pancasila telah terbukti menjadi falsafah, pemersatu bangsa, dan menjadi jiwa bangsa.

Bahkan, Megawati meyakini bahwa Pancasila telah menjadi jawaban atas struktur dunia saat ini yang cenderung tidak adil.

Hal itu disampaikan Megawati melalui amanatnya yang dibacakan Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto, dalam upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di Lapangan Pancasila, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (1/6/2024).

Baca Juga :  Semua Tersenyum, Hasto Kembali Dipercaya Megawati Menjadi Sekjen PDIP

Hadir dalam upacara itu, ribuan masyarakat Ende berpakaian adat nusantara, unsur TNI-Polri dan pemerintah setempat.

“Pancasila terbukti menjadi falsafah, pemersatu bangsa, dan menjadi jiwa bangsa. Pancasila juga menjadi jawaban atas struktur dunia yang tidak adil,” kata Megawati.

Megawati juga menyampaikan, melalui Pancasila, Presiden Pertama RI Ir.Soekarno atau Bunh Karno memperjuangkan suatu tatanan dunia baru yang bebas dari imperialisme dan kolonialisme.

Baca Juga :  Pidato di HUT ke-51 PDIP, Megawati Ingatkan Perjuangan Bung Karno Terus Peduli dengan Rakyat

Sebab apa yang terjadi dengan feodalisme, liberalisme, kapitalisme, hingga komunisme, semua memiliki sejarah penjajahan.

“Sesuatu hal yang ditentang oleh Bung Karno selama hidupnya. Pancasila dalam visi geopolitik ini sangat penting. Dengannya, Indonesia bertekad menjadi taman sari dunia,” jelasnya.

Klik bintang 5 untuk rating!

Rating rata-rata 0 / 5. Vote count: 0

Ikuti terus update berita Otonominews di Feed

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *