Pimpinan DPRD DKI Usul Walikota Dipilih Rakyat Langsung Usai Jakarta Tak Menyandang Status Ibu Kota

120x600
a

JAKARTA, Otonominews.id – Dewan Perwakilam Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi DKI Jakarta berharap warga bisa menyalurkan hak untuk memilih walikota secara langsung melalui Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) usai status Jakarta yang tidak lagi menjadi Ibu Kota.

Demikian disampaikan Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Khoirudin di Gedung DPRD DKI, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (14/3/2024).

Politikus Partai Keadilan Sosial (PKS) ini menekankan, meskipun nantinya Jakarta memiliki kekhususan, namun hak rakyat untuk memilih kepala daerah tak boleh dirampas dan harus masuk dalam Rancangan Undang-Undang Daerah Khusus Jakarta (RUU DKJ).

“Jadi saya berharap agar RUU yang sedang dibahas harus memasukan klausul bahwa Walikota dipilih langsung oleh masyarakat,” kata Khoirudin.

Legislator Kebon Sirih ini pun mencontohkan, Aceh dan Yogyakarta yang pernah menyandang ibukota negara juga saat ini menyelenggarakan Pemilu untuk memilih walikota.

“Jangan ada deskriminasi dalam RUU. Artinya, rakyat berhak menentukan sendiri walikotanya. Contoh saja Aceh dan Yogyakarta. Mereka juga memiliki kekhususan menyandang status daerah istimewa,” ucap dia.

Bukan hanya walikota, Khoirudin pun mengungkapkan kegembiraannya atas diterimanya usulan penolakan gubernur ditunjuk langsung oleh presiden.

“Tadinya juga gubernur dipilih oleh presiden, tapi setelah kita lakukan penolakan, maka hal tersebut dibatalkan. Nah yang ini Walikota juga akan kita dorong terus agar bisa dipilih langsung oleh warga,” pungkasnya.[Ald]

r
Lihat Juga :  Pemprov DKI Diminta Lalukan Pengecekan Berkala Seluruh Tanggul Kali di Jakarta

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *