Joki Seleksi Calon ASN, Komisi II DPR RI Tagih Komitmen MenPAN RB dan BKN

Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia saat memimpin Rapat Komisi II DPR RI dengan Menpan-RB RI dan Kepala BKN di Gedung Nusantara, DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (13/3/2024).(Foto: DPR RI)
120x600
a

JAKARTA Otonominews.id – Komisi II DPR RI menagih komitmen Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) dan Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk menciptakan proses seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) yang transparan dan profesional.

Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia menilai, sering terjadi polemik pada pelaksanaan proses seleksi CASN 2023. Politisi Golkar ini juga mengaku bahwa dirinya banyak menerima aduan dari masyarakat terkait permasalahan seleksi CASN.

Doli mengungkapkan hal tersebut dalam Rapat Komisi II DPR RI dengan Menpan-RB RI dan Kepala BKN di Gedung Nusantara, DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (13/3/2024).

”Berkali-kali bapak-bapak dan ibu-ibu ber-statement, tidak akan ada percaloan, tidak akan ada perjokian, kongkalikong, dan kami percaya itu. Tapi bukan kemudian tidak ada masalah penerimaan PNS dan P3K ini, (proses seleksi CASN) penuh dengan misteri,” kata Doli, dikutip dari laman resmi DPR RI, Kamis 14 Maret 2024.

“Ada yang kita duga lolos, tidak lolos. ada yang kita duga nggak lolos jadi lolos. Jadi kami juga dapat (aduan), ’ini anak saya nilainya bagus tapi kok ini bisa kalah di ujian terakhir sama yang tidak tinggi’, mereka bilang ’kalau memang yang tidak tinggi itu bisa bayar, kami mau bayar juga’,” sambung Doli membeberkan.

Bahkan Doli sempat menyinggung kasus dugaan manipulasi seleksi CASN PPPK formasi 2023 di lingkungan Pemkab Batu Bara. Diketahui, Setelah menetapkan dan menahan 4 tersangka, penyidik Ditreskrimsus Polda Sumut memanggil sejumlah kepala OPD, Kabag Hukum, dan Inspektorat untuk memberikan keterangan sebagai saksi.

”Saya sama Pak Junimart tahu persis, karena Dapil kami, itu di (Pemkab) Batu Bara sudah ada tersangka. Ngutipin pegawainya melalui orang swasta, ngutipin orang supaya lolos menjadi tenaga P3K,” jelasnya

Lihat Juga :  Pelayanan PLBN Entikong, Motamasin dan Motaain Raih Apresiasi MenPAN - RB Berkategori Sangat Baik

Problem yang terjadi selama proses seleksi CASN, ia menegaskan, harus segera diselesaikan, dan apa yang telah terjadi harus menjadi bahas evaluasi bagi para penyelenggara. Selain itu, Doli pun dengan tegas meminta oknum pemerintah yang terlibat dalam dugaan kecurangan seleksi CASN harus dihukum dengan seberat-beratnya.

“Artinya masih ada orang yang tega memaafkan ibu-ibu yang pengen hanya sekedar status, berjuangnya berpuluh-puluh tahun, kita pun perjuanganya 3 tahun ngurusin UU ASN ini, masih ada (oknum) ngambil ngutip duit Rp40-50 juta. Ini problem kita semua, Pak menteri. Walaupun kita semua sudah committed masih ada kayak gitu itu loh. Saya bilang, ini hukum seberat-beratnya, ini sudah dzolim orang-orang ini,” pungkasnya.

r

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *