Kota Jambi Kembali Raih Piala Adipura, Ini Kata PJ Walikota Jambi Sri Purwaningsih

120x600
a

JAMBI, otonominews.id – Pj Wali Kota Jambi Sri Purwaningsih berharap penghargaan Adipura untuk Kota Jambi Piala Adipura dari pemerintah pusat bukan berarti prestasi Kota Jambi berakhir.

Demikian dikatakan Sri ketika menerima penghargaan bergengsi di bidang lingkungan hidup dari Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Republik Indonesia Alue Dohong.

Penghargaan Piala Adipura ketujuh kalinya dari pemerintah pusat sebagai apresiasi atas komitmen pemerintah setempat dalam pengelolaan lingkungan berkelanjutan.

“Anugerah Adipura ketujuh yang diraih Kota Jambi ini adalah wujud apresiasi dan pengakuan pemerintah pusat atas komitmen Kota Jambi dalam upaya pengelolaan sampah yang berkelanjutan, hijau dan berkonsepkan ramah lingkungan, ujar Sri dalam keterangan tertulis yang diterima di Jambi, Rabu (6/3).

Menurutnya, hal ini adalah awal untuk kita lebih giat lagi menunjukkan bahwa Kota Jambi benar-benar menjadi kota yang nyaman, bersih, rapi.

“Capaian luar biasa ini, tentunya tidak hanya dilakukan satu pihak saja. Kerja keras seluruh jajaran Pemkot Jambi yang dikomandoi DLH Kota Jambi mampu menjaga tradisi penghargaan bergengsi tersebut,” tuturnya.

Pj Wali Kota Jambi ini menyampaikan rasa syukur atas diraihnya supremasi tertinggi bidang tata kelola persampahan dan kebersihan lingkungan itu.

Untuk itu, Sri meminta jajarannya terus menunjukkan bahwa Kota Jambi layak meraih anugerah tersebut.

“Kita bisa tunjukkan nanti secara lingkungan semuanya mendukung bagaimana Kota Jambi ini benar-benar layak untuk mendapatkan penghargaan Adipura Kencana nantinya,” imbuh Sri.

Sri juga mengungkapkan, Pemkot Jambi memperoleh bantuan UNESCAP untuk pembangunan Integrated Resource Recovery Center (IRRC), bertempat di Pasar Talang Banjar, yang mengolah sampah organik hasil pembuangan Pasar Talang Banjar menjadi sumber energi ramah lingkungan.

Saat ini, Kota Jambi telah memiliki TPA terbaru yang berlokasi di Talang Gulo dengan mengaplikasikan konsep “waste to energy” atau pemanfaatan sampah menjadi energi.

Lihat Juga :  Ganjar Panen Raya Ikan Bandeng bersama Ribuan Petani Tambak Karawang

“TPA ini merupakan bantuan pemerintah Jerman melalui German Federal Government (KfW/Kreditanstalt für Wiederaufbau),” terangnya.

Selain itu, Sri membeberkan, Kota Jambi telah mengimplementasikan rencana aksi pemerintah untuk pencapaian “zero waste, zero emission” dari subsektor sampah.

Menurutnya, aksi nyata itu tampak dari sistem pengelolaan sampah di Kota Jambi yang telah mengimplementasikan metode pengelolaan “controlled/sanitary landfill”.

Acara penganugerahan yang berlangsung di Auditorium Gedung Manggala Wanabhakti, Kementerian LHK jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat Selasa (5/3/2024), turut dihadiri Wakil Presiden RI K.H. Ma’ruf Amin, Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar serta para penerima penghargaan.

Program Adipura merupakan instrumen kebijakan yang telah dilaksanakan sejak 1986, dengan melalui berbagai perubahan dan pengembangan menjadi lebih baik, untuk memenuhi tuntutan kebutuhan dan arah kebijakan yang ada, sehingga dapat menjadi instrumen yang efektif dalam mendorong terciptanya kualitas lingkungan hidup yang bersih, teduh, dan berkelanjutan.

r

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *