“BTT harus dimaksimalkan untuk kepentingan masyarakat. Jangan ada yang mempersulit warga yang membutuhkan bantuan,” tegasnya.
Selain itu, Muhidi meminta pemerintah nagari, lurah, hingga RT dan RW untuk aktif berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten dan kota, khususnya terkait pendataan kebutuhan masyarakat terdampak yang menjadi dasar pengambilan kebijakan pemulihan.
Ia berharap semangat gotong royong terus terjaga selama masa tanggap darurat. “Jadikan aksi menolong sesama ini sebagai ladang ibadah. Semoga seluruh aparatur di lapangan pemerintah nagari, RT, dan RW diberi keberkahan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa,” tutup Muhidi.
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed





