Koordinator TPDI Petrus Selestinus: Ada Indikasi Hasto Mau Dijadikan Tumbal Politik

Koordinator TPDI Petrus Selestinus: Ada Indikasi Hasto Mau Dijadikan Tumbal Politik
Koordinator TPDI, Petrus Selestinus.
120x600
a

JAKARTA, OTONOMINEWS.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi () dinilai telah menjadikan Sekretaris Jenderal PDI-P sebagai tumbal politik balas dendam kekuasaan. Indikasinya telihat setelah KPK menyita handphone milik Hasto dari stafnya dengan cara menjebak.

Hal tersebut disampaikan oleh Koordinator TPDI (Tim Pembela Demokrasi Indonesia) dan Advokat Perekat Nusantara di Jakarta, Selasa (11/6/2024).

“Pemanggilan dan pemeriksaan Hasto Kristiyanto (Hasto), Sekjen PDIP, sebagai saksi untuk tersangka Harun Masiku oleh Penyidik KPK, pada hari Senin, 10 Juni 2024, merupakan suatu akrobat politik yang sangat tidak elok dipertontonkan oleh KPK,” kata Petrus.

Menurut dia, dalam kasus sita HP dan tas tangan milik Hasto, KPK justru melakukan sita tidak dari tangan Hasto tapi dari seorang staf Hasto yang dilakukannya dengan cara menjebak.

“Namun apa yang dihadapi oleh Hasto, ketika bertemu dengan Penyidik KPK, ternyata KPK menunjukan sikap dan perilaku yang arogan, pemer kekuasaan bahkan memperlakukan Hasto sebagai seorang tersangka, karena KPK serta merta melakukan upaya paksa dengan menyita HP dan tas tangan milik Hasto di luar prosedur hukum,” katanya.

Ia menilai, penyitaan HP dan tas tangan milik Hasto diduga akan dijadikan KPK sebagai bagian dari alat bukti permulaan yang cukup bagi penyidik dalam menetapkan Hasto sebagai tersangka.

r
Lihat Juga :  Caleg Kritis Gagal di Pemilu, Ini Kata Sekjen PDIP